Cek Resi

Elektronik Chromebook Laptop Notebook
11 May 2021

Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Laptop Chromebook

By Cekresi .com

Laptop jenis Chromebook kini mulai banyak beredar di Indonesia. Dengan berbagai kelebihannya, perangkat ini mulai dilirik konsumen. Harga dan spek Chromebook juga bervariasi. Namun umumnya harganya cukup terjangkau dan speknya tidak terlalu tinggi.

Chromebook memiliki penampilan yang sama seperti laptop atau notebook biasa. Hanya saja pada model ini menggunakan sistem operasi yang berbeda.

Seperti namanya, Chromebook menggunakan sistem operasi Chrome Open Sources. Chrome OS sendiri adalah kembangan dari Google yang berbasis pada Linux.

Selain memiliki sistem operasi berbeda, Chromebook juga menggunakan memori internal yang terbilang kecil. Penyimpanan lebih banyak dilakukan melalui flash disk. Bukan HDD seperti pada laptop lain. Hal ini disebabkan oleh penggunaan Chromebook yang harus selalu terhubung dengan layanan jaringan internet.

Sejarah Chromebook

Google menggambarkan Chrome OS sebagai penyimpanan awan yang mengamankan seluruh aplikasi serta data. Awalnya konsep ini sempat membingungkan banyak pihak. Baik pihak analisis maupun pengguna masih tidak mengerti penggunaannya.

Hal tersebut disebabkan oleh ketidaktahuan bahwa data mereka tidak tersimpan pada komputer. Namun dapat diakses oleh semua perangkat yang menggunakan sistem Chrome OS.

Mulanya Mathew Papakipos, salah seorang direktur rekayasa Chrome ini melakukan percobaan pertama. Hingga akhirnya pada tanggal 19 november tahun 2009, Google memperkenalkan proyek Chromium OS.

Chrome OS dapat memperbarui versi sendiri sehingga memudahkan pengguna. Penampilannya memang mirip dengan browser Chrome tapi memiliki ruang yang lebih gampang diakses. Sistem ini hanya memerlukan waktu yang singkat untuk terhubung dengan layanan data.

Laptop yang memakai sistem Chrome OS diberi sebutan Chromebook. Perangkat pertama yang menggunakannya bernama CR-48. Lalu diberikan kepada penguji dan peninjau sistem. Dan, baru dipasarkan secara retail pada tahun 2011, setelah melalui beberapa pengujian.

Hingga saat ini Chromebook terus dikembangkan. Meskipun tidak sepopuler OS Windows, tapi sudah banyak merek laptop yang mau menggunakan OS Chrome ini.

Mengenal Jenis-jenis Laptop Chromebook

Chromebook menawarkan dua jenis produk, yaitu Chromebook Plus dan Chromebook Premium. Keduanya memiliki perbedaan dalam performa. Berikut adalah penjelasan lebih lengkapnya.

  • Chromebook Plus untuk kebutuhan sehari-hari

Chromebook Plus memiliki performa yang tergolong cukup baik. Penjelajahan web disajikan lebih cepat, sehingga dalam melakukan video call semakin lancar dan bebas hambatan. Penyimpanan internalnya juga cukup memadai untuk aplikasi dan foto.

Laptop jenis Chromebook Plus dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti bekerja dan belajar. Jika Anda bergulat dengan pekerjaan yang tidak membutuhkan ruang penyimpanan internal terlalu besar, maka laptop Chromebook jenis ini sangat disarankan untuk Anda pilih.

  • Chromebook Premium untuk pekerjaan multitasking

Bagi Anda yang membutuhkan Chromebook untuk bekerja dan bermain, laptop Chromebook Premium merupakan pilihan yang tepat untuk Anda. Karena laptop Chromebook Premium memang awalnya dirancang untuk pekerjaan multitasking dan dapat menjalankan beban kerja yang lebih berat daripada Chromebook Plus.

Dengan Chromebook Premium, membuka aplikasi dan beberapa browser tabs dapat Anda lakukan tanpa lag di waktu yang bersamaan. Menjalankan game juga masih dikatakan lancar. Dari sisi penyimpanan, Anda akan mendapatkan kapasitas penyimpanan internal yang lebih besar dari Chromebook plus.

Selain dua jenis Chromebook tadi, Anda juga perlu mengetahui merek Chromebook apa saja yang cukup laku di pasaran Indonesia.

Merek-merek tersebut misalnya seperti Acer, yang datang dengan seri Acer Chromebook 11, 14, dan R11. Atau, merek Asus yang hadir dengan seri Asus Chromebook Flip C100PA dan C3202CA. Selain itu, ada Chromebook dari brand lain seperti HP, Lenovo, bahkan Samsung.

Chromebook memang tidak hanya cocok untuk keperluan para pelajar tapi juga pekerja. Untuk para pengguna yang selalu terhubung dengan internet juga akan cocok dengan perangkat ini.

Hal ini semakin dipermudah oleh penyimpanan data yang tersimpan pada cloud atau awan. Sehingga Anda tidak perlu takut data hilang meski laptop mati atau mengalami kerusakan.

Karena fungsinya yang mengharuskan penggunaan dengan jaringan internet, Chromebook memang kurang populer di Indonesia. Meskipun begitu di daerah perkotaan, Chromebook tetap banyak diminati.

Kelebihan dan Kekurangan Chromebook

Setelah Anda mengetahui sekilas tentang sejarah Chromebook dan jenis-jenisnya, Anda akan mengenal lebih jauh tentang berbagai keunggulannya dan juga kekurangannya. Untuk lebih jelasnya simak pembahasannya di bawah ini.

1. Fitur istimewa

Google memanjakan para pengguna dengan fitur khusus buatan perusahaan. Contohnya Google Assistant yang dapat diaktifkan dengan Pixelbook Pen. Asisten pribadi virtual ini juga memiliki tombol khusus pada Chromebook.

Ada juga Google Feed yang memiliki sumber terpercaya dan berita akurat. Ada pula fitur istimewa berupa Google Now yang selalu memberitakan kabar terbaru.

Lainnya adalah Touch Screen 2 in 1. Konsep ini membuat tampilan layar minimalis. Selain itu notifikasi yang masuk pada ponsel Android juga dapat diakses melalui Chromebook ini.

2. Tidak memerlukan spesifikasi tinggi

Berbeda dengan sistem Windows atau MacOS, Chrome OS tidak memiliki masalah dengan laptop yang memiliki memori internal rendah. Bahkan beberapa laptop dengan sistem Chrome OS ini hanya berkapasitas RAM 2 hingga 4 GB. Ini sudah dianggap mumpuni untuk menjalankan semua keperluan.

Hal tersebut dimungkinkan karena adanya penyimpanan awan yang disediakan oleh Google. Penyimpanan awan atau cloud ini memiliki kapasitas hingga 100 GB pada Google Drive. Sehingga memudahkan untuk menyimpan data pribadi. Namun bisa juga menggunakan bantuan flash disk atau SD card untuk memori eksternal.

3. Harga terjangkau

Menyasar pangsa pasar pelajar, maka harga yang dibanderol untuk Chromebook cukup terjangkau. Meski harganya murah tapi spesifikasi yang ditawarkan tetap bagus. Ditambah lagi Google menawarkan berbagai aplikasi maupun program, yang dapat dijalankan secara online atau offline.

Untuk Chromebook yang berkapasitas low-end, harganya berkisar dari dua jutaan. Dengan memori internal-nya sebanyak 16 GB, sudah dapat beroperasional sesuai keinginan. Sedang untuk yang premium memiliki harga sekitar 17 juta. Ini sudah mencakup RAM 8 GB dan SSD 128 GB.

4. Bodi kuat serta baterai awet

Chromebook telah dikenal akan baterainya yang awet sehingga tidak gampang drop. Saat digunakan, perangkat dapat bertahan hingga 9 jam. Karena memiliki reputasi dengan baterai yang awet, tidak heran para mahasiswa lebih memilih Chromebook.

Selain itu, pekerja yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar juga terbantu olehnya. Sebab merasa dimudahkan, tanpa harus mengkhawatirkan isi ulang daya baterai

Daya tahan bodi Chromebook juga tidak perlu diragukan lagi. Sebab sudah ditambahkan material khusus serta anti gores yang melindunginya. Jadi tetap ada perlindungan meski laptop terjatuh ketika sedang digunakan.

Uniknya lagi beberapa Chromebook juga memiliki desain khusus untuk wilayah ekstrim. Desain laptopnya juga cukup simpel dan minimalis sehingga gampang dibawa bepergian.

5. Terjaminnya keamanan data

Sebelum merilis Chrome OS, pihak Google telah mempersiapkan keamanan khusus dengan sebaik mungkin. Sistem perlindungan yang ditawarkan menggunakan perlindungan dua lapis.

Jadi meskipun pelindung pertama berhasil ditembus, masih ada lapisan pelindung lain. Sehingga pengguna dapat bekerja dengan tenang. Sistem keamanannya adalah sebagai berikut:

  • Pembaruan otomatis

Cara paling efektif untuk melindungi sebuah perangkat adalah dengan terus melakukan pembaruan sistem. Pembaruan yang terjadi secara otomatis akan melindungi perangkat lunak dari kemungkinan terjadinya masalah.

Karena itulah Chromebook selalu melakukan pembaruan versi terus-menerus tanpa harus diaktivasi terlebih dulu.

  • Sandbox

Sandbox atau kotak pasir pada Chromebook menjaga laman agar tidak terkena virus. Sebab tiap kali membuka jendela browser, selalu masuk dalam lindungan sandbox yang mengisolasi dari virus.

Jadi meskipun ada virus yang terdeteksi, tetap tidak dapat mempengaruhi sistem yang bekerja.

  • Verifikasi boot

Ketika virus berhasil menembus sandbox Chromebook masih tetap aman. Hal tersebut dikarenakan ketika diaktifkan, Chromebook akan melakukan pemeriksaan diri ulang. Boot terverifikasi ini mendeteksi apakah ada sistem yang rusak, lalu melakukan perbaikan sendiri. Setelah diperbaiki, sistem akan kembali beroperasi dengan baik.

  • Enkripsi data eCryptps

Berbeda dengan komputer konvensional lain, pada Chromebook ada penyimpanan cloud untuk data pemilik. Ini bertujuan untuk menjaga data pribadi tetap tersimpan aman, meski ada peretas yang mencoba masuk. Jadi bagi yang tidak memiliki akses atau izin dari pemilik laptop, akan kesulitan membukanya.

  • Mode pemulihan

Bila ada yang kurang beres atau mencurigakan dalam sistem, pengguna bisa melakukan mode pemulihan. Mode pemulihan ini dapat dipergunakan dengan melakukan beberapa kombinasi keyboard cepat.

Mode tersebut membuat sistem kembali ke operasi awal, lantas memperbarui lagi agar berjalan semakin baik.

6. Adanya fitur kontrol orang tua

Kelebihan lain yang membuat Chromebook semakin menarik adalah adanya parental control. Fitur ini membuat orang tua dapat memantau dan membatasi kinerja laptop anak. Sehingga tidak perlu merasa cemas lagi akan aktivitas online yang kerap dilakukan olah anak-anak. Orang tua menjadi lebih tenang dan dapat bernafas lega.

Fitur inipulalah yang membuat Chromebook cocok digunakan oleh para pelajar ataupun anak-anak. Di Amerika sendiri, banyak sekolah-sekolah yang menggunakan Chromebook untuk kegiatan belajar mereka. Selain itu harganya memang pas di kantong pelajar.

7. Memiliki aplikasi kantor yang berbeda

Sebagaimana laptop lain, dari sekian banyak kelebihan tetap ada kelemahan pada Chromebook. Kekurangan ini menyebabkan peredaran Chromebook di Indonesia kurang populer dibanding laptop berbasis Windows atau MacOS. Di bawah ini akan dipaparkan apa saja kekurangan pada Chromebook.

Bagi yang terbiasa menggunakan Windows mungkin akan mengalami kesulitan membiasakan diri dengan Chromebook. Sebab tidak ada aplikasi Microsoft Office, melainkan menggunakan sistem Office Suite tersendiri yang berjalan online.

Meski diklaim lebih baik dibanding Microsoft Office, tapi akan tetap memerlukan waktu untuk beradaptasi. Jika Anda orang yang sulit lepas dari Ms.Office, Anda perlu berpikir ulang untuk membeli perangkat ini.

8. Ruang penyimpanan kecil

Untuk Chromebook low-end hanya memiliki hardisk sebanyak 16 sampai 32 GB saja. Jadi data yang dapat disimpan pun terbatas, kecuali menambahkan Sd card. Atau bisa juga menggunakan Google daily time.

Hanya saja untuk menggunakan layanan tersebut Anda harus membayar sebesar USD 1,99. Pembayaran ini dilakukan tiap bulan setelah dua tahun pertama.

Pada penggunaan pertama akan mendapatkan gratis 15 GB penyimpanan awan, selanjutnya gratis selama dua tahun dengan kapasitas 100 GB.

Namun seperti penjelasan sebelumnya, ini hanya akan berlangsung dua tahun saja. Selepas itu Anda harus membayar tiap bulan untuk tetap dapat menggunakan penyimpanan awan.

Hal tersebut adalah salah satu alasan yang menyebabkan Chromebook tidak terlalu banyak diminati konsumen. Jika Anda seorang yang memerlukan banyak ruang penyimpanan, Anda perlu mempertimbangkan baik-baik untuk membeli perangkat ini.

9. Menggunakan layanan jaringan internet

Agar Chromebook dapat bekerja optimal harus selalu tersambung dengan layanan data. Hal ini dapat menimbulkan kesulitan ketika sedang berada di wilayah yang tidak mendapatkan sinyal internet. Sebab Chromebook menggunakan Chrome browser sebagai user interface yang membutuhkan internet stabil.

Bahkan operasional Chromebook bisa menjadi sangat lambat bila ada gangguan pada layanan data. Koneksi internet yang mengalami gangguan akan menyebabkan proses pengambilan data atau penyimpanan terhambat. Waktu boot yang biasa berlangsung singkat dalam beberapa detik saja bisa memakan waktu yang lama.

Hal itu tentu akan menjadi masalah besar, apalagi jika Anda tinggal di desa terpencil yang minim jaringan internet.

10. Tidak ada Photoshop

Chromebook tidak mendukung aplikasi Photoshop, Photoshop Element, atau aplikasi desktop lain. Pengguna yang ingin mengedit video atau foto, terpaksa menggunakan aplikasi lain yang sudah disediakan Chromebook. Namun aplikasi itu tidak dimaksudkan untuk profesional, sehingga hasilnya tidak sebagus pada Photoshop.

Kabar baik yang beredar menyebutkan bahwa akan ada upaya untuk merilis Photoshop pada Chromebook. Jadi foto hasil editan akan nampak maksimal dan dapat dipergunakan oleh para profesional. Akan tetapi belum diketahui secara pasti kapan hal ini akan direalisasikan.

11. Kurang cocok untuk game berat

Kabar sedih untuk para pecinta permainan online, sebab tidak semua game dapat dimainkan. Game yang memiliki grafis tinggi akan kesulitan dimainkan pada Chromebook.

Kalau dipaksakan tetap akan keluar sendiri dan mengganggu kinerja komputer. Jadi hanya beberapa permainan ringan saja yang dapat dimainkan.

Namun kabarnya Windows yang mencoba bersaing dengan Chromebook juga mendapat kesulitan yang sama. Spesifikasi yang rendah hanya dapat memainkan game online yang ringan saja. Para gamer tentu akan kecewa karena permainan online kesukaan tidak dapat dimainkan.

Kesimpulan

  • Laptop Chromebook memiliki harga yang cukup bersahabat sehingga dapat dimiliki oleh berbagai kalangan. Fitur yang ada di dalamnya juga tidak kalah bagus dibanding Windows atau lainnya.
  • Kelebihan lainnya yaitu keamanan lebih terjamin karena menggunakan pengamanan berlapis. Ini membuat virus tidak bisa masuk dan merusak sistem komputer. Ditambah lagi adanya kontrol orang tua, yang dapat membatasi penggunaan secara berlebih oleh anak-anak.
  • Selain memiliki kelebihan yang banyak Chromebook juga memiliki beberapa kekurangan, diantaranya harus menggunakan jaringan internet. Untuk wilayah yang sulit mendapatkan jaringan internet, atau tidak memiliki sinyal yang stabil, maka akan kesulitan mengoperasikannya.
  • Selain itu juga tidak dapat menggunakan aplikasi edit foto dan video yang biasanya ada pada Windows. Jadi jika ingin melakukan proses editing foto harus menggunakan aplikasi lain yang tersedia pada Google Chrome.
  • Chromebook juga tidak mendukung Microsoft Office, sehingga Anda harus terbiasa menggunakan aplikasi Office yang lain.

Referensi

1. Paulus Risang (2020), Simple dan Ringan, 6 Alasan Mengapa Chromebook Layak Dipilih, https://jogja.idntimes.com/tech/gadget/paulus-risang-pratama-1/alasan-chromebook-cocok-bagi-pelajar-di-tengah-pandemik-c1c2-regional-jogja/4
2. Wikipedia, chrome OShttps://id.m.wikipedia.org/wiki/Chrome_OS



TanyaPaket.com

Jika Anda mengalami kesulitan saat cek nomor resi atau belum berhasil melacak paket, kabarkan kepada kami dengan klik tombol tanya.

Tanya Sekarang -->



Elektronik Chromebook Laptop Notebook



Artikel Terkait