Cek Resi

Elektronik AMD Kartu Grafis NVIDIA
16 February 2021

AMD RX 6000 Series vs Nvidia RTX 3000 Series: Mana yang Lebih Tangguh dan Hemat Daya?

By Cekresi .com

AMD RX 6000 Series dan NVIDIA RTX 3000Series sama-sama tengah menjadi andalan di beberapa laptop gaming ternama, karena memang terkenal akan ketangguhan dan kecepatan performanya.

Kedua brand tersebut memang selalu bersaing dalam menghasilkan produk kartu grafis atau GPU dengan kualitas visual terbaik. Seperti halnya para produsen smartphone, AMD dan NVIDIA juga selalu meluncurkan seri produk mereka setidaknya sekali dalam setahun.

Teknologi semakin hari terus mengalami perkembangan. Tentunya baik AMD maupun NVIDIA sama-sama tidak mau ketinggalan satu sama lain. Terlebih industri gaming saat ini sedang mengalami perkembangan pesat.

Dalam memilih laptop gaming, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah GPU yang digunakan di dalamnya. GPU ini memiliki peran penting karena terkait dengan kualitas grafis yang ditampilkan saat bermain game.

Mayoritas game yang dibuat saat ini memiliki grafis yang tinggi, sehingga perlu ditopang dengan GPU yang tangguh. Sayangnya, semakin tinggi kemampuan olah grafis yang dimilikinya, daya listrik yang dikonsumsi oleh GPU bisa semakin tinggi.

Meski begitu, Anda tidak perlu risau. Karena AMD dan NVIDIA telah meluncurkan produk kartu grafis yang diklaim memiliki performa tangguh dan hemat daya. Namanya adalah AMD RX 6000 Series dan NVIDIA RTX 3000 Series.

Kira-kira mana yang paling benar-benar memiliki performa paling tangguh dan hemat daya di antara keduanya! Berikut penjelasannya.

AMD RX 6000 Series

Pada penghujung tahun 2020, tepatnya 28 Oktober 2020 lalu, AMD meresmikan produk kartu grafis terbaru mereka yang diberi nama AMD Radeon RX 6000 Series. GPU yang dilengkapi dengan RDNA 2 ini diklaim dapat membawa evolusi terbaru dalam performanya.

AMD Radeon RX 6000 dipersenjatai dengan performa high-end 2 kali lebih besar dibanding dengan generasi sebelumnya. Terdapat pula peningkatan dalam performa per satuan dayanya yakni sebesar 50 %.

Kartu grafis ini juga hadir dengan fitur mumpuni terbarunya, yaitu DirectX 12 Ultimate. Fitur satu ini dapat membuat kinerja dari AMD Radeon RX 6000 menjadi lebih efisien. Baik saat memutar video hingga penanganan VRAM.

DirectX 12 Ultimate juga bisa membantu mengurangi latensi atau kelambatan di perangkat hardware sehingga kinerja grafis bisa menjadi lebih baik.

Dalam seri Radeon RX 6000 ini, AMD menghadirkan tiga opsi yang bisa Anda pilih sesuai keinginan. Pertama adalah Radeon RX 6800, kedua Radeon RX 6800 XT, dan terakhir adalah flagship terbaru yakni Radeon RX 6900 XT.

Ketiga kartu grafis yang menjadi bagian dari AMD Radeon RX 6000 Series tersebut diklaim memiliki performa 4K dan 1440p yang merupakan kelas dunia dengan level imersi terbaru serta tampilan visual yang amat menakjubkan. Termasuk pula beragam fitur menarik yang dapat memberikan Anda pengalaman bermain game yang luar biasa.

Menurut AMD, Radeon RX 6000 Series tersebut dirancang dengan arsitektur inovatif dari RDNA2. Sebuah pondasi terbaru yang merupakan kombinasi antara performa maksimal dengan penggunaan daya yang lebih efisien dan optimal.

Kartu grafis tersebut dapat digunakan untuk berbagai perangkat mobile seperti konsol game, PC, serta laptop.

Penggunaan RDNA2 sebagai arsitektur gaming-nya diklaim dapat memberikan performa terbaik yang 2 kali lebih kencang dibanding dengan menggunakan arsitektur AMD generasi sebelumnya.

Performa-per-watt-nya pun jauh lebih tinggi hingga 54% karena telah menggunakan teknologi proses mencapai 7nm.

RDNA2 juga menawarkan beragam inovasi terbaru dan tercanggih di bidangnya. Salah satunya ialah penggunaan teknologi canggih yang hemat daya ke dalam unit komputasi dengan performa tertinggi dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi pemakaian energinya hingga 30%.

Selain itu juga menggunakan metodologi desain dengan kecepatan tinggi yang dapat meningkatkan frekuensinya hingga mencapai 30%. Sudah termasuk AMD Infinity Cache terbaru yang dapat memberikan bandwidth-per-watt hingga mencapai 2,4 kali lebih besar bila dibandingkan dengan penggunaan desain arsitektur lainnya seperti GDDR6-AMD RDNA.

Performa yang lebih tinggi

Untuk urusan performanya, AMD RX 6000 Series dipersenjatai dengan berbagai fitur yang membuatnya menjadi lebih tangguh dibanding versi sebelumnya.

Di antaranya adalah AMD Infinity Cache, cache data last-level dengan 128MB cache on-die yang dapat mengurangi pemakaian daya serta latensi sehingga performa gaming-nya jauh lebih baik dibanding dengan menggunakan desain dari arsitektur tradisional biasa.

Terdapat pula AMD Smart Access memory yaitu fitur eksklusif yang dapat memberikan akses menuju memory grafis GDDR6 dengan kecepatan yang lebih tinggi sehingga bisa mempercepat pemrosesan dari CPU sekaligus meningkatkan performanya hingga 13% pada game tertentu.

Dengan catatan harus sudah dikombinasikan dengan setting overclocking one click Rage Mode yang terbaru.

Peningkatan performa dari AMD RX 6000 Series juga didukung dengan operasional dari Chassis Standard yang dirancang dengan daya 650W-750W untuk kelasnya sehingga para gamer dapat meningkatkan kualitas PC mereka dari form factor besar ke form factor yang lebih kecil tanpa membutuhkan biaya tambahan lagi.

Memberikan tampilan visual yang lebih hidup dan memukau

Salah satu keunggulan dari RX 6000 Series adalah tampilan visualnya yang diklaim lebih hidup dan jelas sehingga membuat para gamer merasa nyaman saat harus memainkan game dengan grafis tinggi.

Tidak tanggung-tanggung, pada seri RX 6000 ini AMD menambahkan dua DirectX sekaligus, yaitu DirectX 12 Ultimate Support dan DirectX Raytracing (DXR).

DirectX 12 Ultimate Support pada RX 6000 Series hadir dengan kombinasi yang kuat antara efek raster, raytracing, serta kemampuan komputasi yang dapat meningkatkan pengalaman bermain game Anda ke level nyata yang terbaru.

Sementara DirectX Raytracing (DXR) dapat memberikan performa yang tinggi pada tiap unit komputasi dengan cara menambahkan engine Ray Accelerator-nya.

Selain itu, juga mengoptimalkan penggunaan kartu grafis AMD RDNA2 agar dapat memberikan bayangan, pencahayaan yang real-time, serta refleksi nyata DXR.

RX 6000 Series juga dilengkapi dengan AMD FidelityFX yang dapat mempermudah penambahan efek yang berkualitas tinggi pasca-proses sehingga dapat membuat tampilan game menjadi lebih memesona karena memiliki visual serta performa yang tepat dan seimbang.

Jika disandingkan dengan DirectX Raytracing (DXR), AMD FidelityFX dapat memungkinkan rendering hybrid untuk menggabungkan ray-tracing dan efek raster agar dapat menghasilkan kombinasi visual dan performa yang ciamik. Anda juga bisa menemukan toolkit open-source ini di AMD GPUOpen.

Terakhir adalah penggunaan Variable Rate Shading (VRS) yang dapat meningkatkan performa terbaik secara keseluruhan sekaligus mengurangi tingkat membayang di beberapa area bingkai yang tidak membutuhkan tingkat detail visual terlalu tinggi.

Meningkatkan pengalaman bermain game

Penggunaan AMD RX 6000 Series diyakini dapat memberikan peningkatan dalam bermain game hingga ke level tertinggi.

Hal tersebut karena terdapat dukungan masa depan Microsoft Direct Storage yang memiliki waktu load data sangat cepat serta dapat menghilangkan berbagai hambatan dari API penyimpanan. Hasilnya akan memberikan tekstur dengan kualitas yang lebih tinggi.

Tersedia juga preset one-click sederhana yang dapat membantu Anda dalam mengekstrak sebagian besar visual dari kartu grafisnya, yaitu Preset Performa Turning Radeon Software.

Preset tipe ini sudah mencakup berbagai setting Rage Mode stable over clocking yang terbaru dengan memanfaatkan headroom tambahan yang disediakan agar dapat menghadirkan performa bermain game di level yang lebih tinggi.

Selain itu, ada Radeon Anti-Lag yang menawarkan berbagai kelebihan kompetitif pada tampilan gameplay-nya serta dapat mengurangi waktu responsive input-to-display secara signifikan.

NVIDIA RTX 3000 Series

Dua tahun setelah peluncuran produk RTX terakhirnya, NVIDIA akhirnya kembali merilis GPU generasi terbaru dari seri GeForce RTX. Kali ini produsen chip tersebut menghadirkan tiga pilihan pengolah grafis (GPU) dari seri terbaru yang diberi nama GeForce RTX 3000 Series.

Ketiganya diperkenalkan pada 1 September 2020 melalui acara online yang dibawakan secara langsung oleh CEO NVIDIA, Jensen Huang.

Seri terbaru dari NVIDIA tersebut antara lain NVIDIA GeForce RTX 3070, NVIDIA GeForce RTX 3080, serta NVIDIA GeForce RTX 3090. Meski diperkenalkan secara bersamaan, ketiganya memiliki waktu pendistribusian dan harga yang berbeda.

Melansir dari website resmi NVIDIA, untuk versi NVIDIA GeForce RTX 3080 tersedia pada 17 September 2020 dengan harga USD699 atau sekitar Rp 9.963.615. Sementara NVIDIA GeForce RTX 3090 didistribusikan pada 24 September 2020 dengan harga USD1499 atau sekitar Rp21.366.895.

Terakhir, untuk NVIDIA RTX 3070 akan tersedia pada bulan Oktober 2020 dengan harga USD499 atau sekitar Rp7.112.795.

Menariknya, pada saat baru didistribusikan ke pasar pada akhir September lalu, justru NVIDIA GeForce RTX 3000 Series ini langsung menjadi barang ‘ghaib’. Karena kartu grafis ini sudah memancing antusiasme para penggemarnya sejak pertama kali diumumkan.

Akibatnya, begitu mulai dijual seri GPU ini langsung diserbu dan menjadi langka.Besarnya permintaan tersebut ternyata berada di luar prediksi dari pihak NVIDIA sehingga stok yang telah disiapkan untuk tahun 2020 menjadi tidak cukup.

Performa yang kencang dan unggul

NVIDIA menghadirkan arsitektur GPU NVIDIA Ampere terbaru yang berbeda dari sebelumnya. Kalau dulu arsitektur GPU ini hanya ada pada kelas di segmen data center dan enterprise saja, sekarang sudah hadir juga pada end user.

Yang digunakan adalah GPU Ampere GA104 yang menggunakan fabrikasi 8nm langsung dari Samsung. GPU Ampere ini menghadirkan teknologi Streaming Multiprocessor yang dapat memberikan kemampuan shader lebih kencang serta memiliki kemampuan ray tracing terbaru yang real-rime.

Selain itu, NVIDIA GPU Ampere juga menghadirkan generasi ketiga dari Tensor Core yang memungkinkan melakukan shading atau ray tracing dengan kemampuan AI sehingga lebih cepat dan efisien.

Proses load pada game asset-nya juga lebih kencang karena sudah menggunakan teknologi NVIDIA RTX IO.

Untuk bandwidth-nya, NVIDIA bekerja sama dengan Micron, produsen kartu memory, untuk memadukannya dengan jenis GDDR6X sehingga dapat menyediakan bandwidth hingga mencapai 1TBps yang sangat mendukung proses transfer GPU, baik input maupun output, dengan kencang.

Dilengkapi pendingin yang lebih besar

NVIDIA RTX 3000 Series dilengkapi dengan pendingin yang lebih besar dibanding dengan yang ada pada seri sebelumnya. Sehingga chip kartu grafis ini tidak akan mudah kepanasan bahkan walau digunakan untuk akses software berat dalam waktu lama sekalipun.

Pendingin ini juga tidak akan mengeluarkan suara bising yang bisa mengganggu sehingga Anda bisa melakukan aktivitas bermain game dengan nyaman.

Memiliki memori ganda

Pada versi RTX 3000 Series ini, NVIDIA menyediakan dua opsi untuk konfigurasi memori gandanya. Antara lain 8GB atau 16GB. Di mana Anda bisa memilih sendiri sesuai dengan yang yang diinginkan.

Keberadaan memori ganda ini menjadi angin segar sendiri bagi para penggemar seri kartu grafis ini. Karena pada versi sebelumnya, NVIDIA belum melengkapinya dengan konfigurasi memori ganda.

Penggunaan daya yang lebih hemat

Tidak hanya memiliki performa yang lebih kencang dan unggul dibanding sebelumnya, NVIDIA RTX 3000 Series juga memiliki penggunaan daya yang jauh lebih hemat dan efisien.

Misalnya saja untuk seri RTX 3090. Daya yang digunakan pada seri tersebut hanya TDP 35 Watt saja! Sangat efisien bukan?

Perbedaan AMD RX 6000 Series dan NVIDIA RTX 3000 Series

Meski sama-sama merupakan seri kartu grafis yang menjadi unggulan di penghujung tahun 2020, baik AMD RX 6000 Series dan NVIDIA RTX 3000 Series memiliki beberapa perbedaan, antara lain:

  • AMD RX 6000 Series dan NVIDIA RTX 3000 Series memiliki harga yang bervariasi dan berbeda satu sama lain. Sesuai dengan tingkatan serinya.
  • Kedua seri ini pada dasarnya digunakan untuk bermain game, tetapi NVIDIA RTX 3000 Series, khususnya seri 3090, cenderung lebih berorientasi pada ‘creator’. Sebut saja 3D Modelers, Engineers, dan sebagainya.
  • NVIDIA RTX 3000 Series memiliki pendingin yang lebih baik dibanding dengan AMD RX 6000 Series.

AMD RX 6000 Series vs NVIDIA RTX 3000 Series, Mana yang lebih tangguh dan hemat daya?

Pada dasarnya, AMD RX 6000 Series dan NVIDIA RTX 3000 Series sama-sama merupakan produk kartu grafis keluaran terbaik di penghujung tahun 2020. Di mana masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Namun, jika berbicara soal ketangguhan dan efisiensi daya, pilihan yang tepat ada pada NVIDIA RTX 3000 Series. Karena seri ini menghadirkan arsitektur GPU NVIDIA Ampere terbaru di kelasnya yang membuat performanya jauh lebih kencang.

Performa yang kencang tersebut didukung dengan penggunaan daya yang lebih hemat, di mana untuk seri RTX 3090 hanya menggunakan daya sebesar TDP 35 Watt saja.

Tips Membeli Kartu Grafis yang Baik dan Benar

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli kartu grafis untuk merakit PC Anda ke level tertinggi, sebaiknya Anda perhatikan dahulu tips sebagai berikut:

  • Fokuslah pada aspek GPU yang ditawarkan terlebih dahulu, bukan brand-nya.
  • Perhatikan jumlah core yang terdapat pada kartu grafis. Sesuaikan jumlah core dengan pekerjaan yang ingin dilakukan.
  • Pilihlah yang memiliki nilai TDP paling kecil. Makin kecil nilainya, makin kecil pula tingkat panas yang dihasilkan oleh GPU tersebut.
  • Perhatikanlah bandwidth dan tipe memori yang digunakan. Inilah yang sangat mempengaruhi kemampuan dan kecepatan akses dari kartu grafis.
  • Sesuaikan pembelian GPU dengan budget yang Anda miliki. Bila memiliki budget cukup besar, tak ada salahnya membeli kartu grafis keluaran terbaru dari brand ternama seperti AMD atau NVIDIA yang sudah terkenal bagusnya.

Kesimpulan

  • AMD RX 6000 Series dan NVIDIA RTX 3000 Series merupakan kartu grafis terbaru dari brand AMD dan NVIDIA yang diresmikan pada penghujung tahun 2020.
  • AMD RX 6000 Series dan NVIDIA RTX 3000 Series sama-sama menjadi produk kartu grafis unggulan di penghujung tahun 2020.
  • Perbedaan yang dimiliki oleh AMD RX 6000 Series dan NVIDIA RTX 3000 Series terletak pada harga, segmen penggunanya, serta kekuatan pendinginnya.
  • Dari segi ketangguhan dan penggunaan daya, NVIDIA RTX 3000 Series lebih unggul dibanding AMD RX 6000 Series karena dilengkapi arsitektur GPU terbaru serta pendingin yang lebih kuat.
  • Pastikan Anda memperhatikan beberapa tips sebelum membeli kartu grafis agar dapat merakit PC Anda ke level tertinggi dengan baik dan benar.

Referensi

  1. EsportTalk (2020), AMD RX 6000 vs Nvidia RTX 3000 Series, https://www.esportstalk.com/blog/amd-rx-6000-vs-nvidia-rtx-3000-series/
  2. PcMag Asia (2020), AMD Reveals More Radeon RX 6000 Series vs. Nvidia RTX 3000 Benchmarks, https://sea.pcmag.com/graphics-cards/40047/amd-reveals-more-radeon-rx-6000-series-vs-nvidia-rtx-3000-benchmarks
  3. AMD (2020), AMD Radeon RX 6000 Series, https://www.amd.com/en/graphics/amd-radeon-rx-6000-series
  4. Nvidia (2020), GeForce RTX 30 Series, https://www.nvidia.com/en-us/geforce/graphics-cards/30-series/



TanyaPaket.com

Jika Anda mengalami kesulitan saat cek nomor resi atau belum berhasil melacak paket, kabarkan kepada kami dengan klik tombol tanya.

Tanya Sekarang -->



Elektronik AMD Kartu Grafis NVIDIA



Artikel Terkait